AwasiAI vs AI GRCmengawasi pelaksanaan vs menetapkan aturan — dua hal yang berbeda
← BerandaAI GRC vs Integrasi GRC
Ringkasnya: AI GRC adalah kerangka pengelolaan — apa yang ada, apa risikonya, kewajiban apa yang berlaku, kendali apa yang wajib, dan buktinya apa. AwasiAI adalah pengawasan pelaksanaan — mencatat apa yang benar-benar dilakukan sistem AI, menandai kejanggalan beserta alasannya, dan menyediakan bukti yang dapat diverifikasi. Keduanya berbeda peran, dan tidak saling mewajibkan.

Perbandingan

SudutAI GRCAwasiAI
Pertanyaan yang dijawabApa yang seharusnya dilakukan organisasi atas AI-nya?Apa yang benar-benar terjadi pada penggunaan AI?
SifatKerangka pengelolaan (sebelum & sepanjang)Pengawasan berjalan (selama & sesudah)
Isi utamaInventaris sistem AI · klasifikasi risiko · pemetaan kewajiban · kendali & bukti · kematangan · kalender tenggat · laporan manajemenPendaftaran alat AI · pencatatan aktivitas (aktor, model, waktu) · deteksi kejanggalan berserta alasan · dasbor pimpinan · verifikasi publik
Keluaran khasKebijakan, daftar kendali, rencana perbaikan, laporan kepatuhanCatatan aktivitas yang tidak dapat diubah, temuan kejanggalan, bukti terverifikasi
PerumpamaanPeraturan + daftar periksaPerekam yang tidak dapat dipalsukan + alarm
Bila dimiliki bersama, keduanya membentuk satu putaran: AI GRC menetapkan kebijakan, batas, dan kendali → AwasiAI memantau apakah hal itu benar-benar dipatuhi → temuan AwasiAI menjadi bukti yang menutup atau membuka kendali di AI GRC → dan sebaliknya, catatan AwasiAI dapat diaudit memakai kerangka yang sama. Prinsip yang dipakai keduanya sama: rantai bukti (hash berantai).

Yang perlu ditegaskan bagi calon pengguna

Halaman ini tulisan kami (bukan nasihat hukum) dan boleh dikutip dengan mencantumkan “Hukum Teknologi (RepublikAI/LNA)”.